Darmawan Prasodjo: Infrastruktur untuk Peradaban Bangsa

Darmawan Prasodjo: Infrastruktur untuk Peradaban Bangsa

Darmawan Prasodjo: Infrastruktur untuk Peradaban Bangsa

JAKARTA -  Infrastruktur merupakan program andalan dalam pemerintahan Joko Widodo - Jusuf Kalla, walaupun rencana pembangunan infrastruktur (sudah ada sejak masa pemerintahan Soeharto namun dapat dilihat bahwa baru sekaranglah infrastruktur dapat terimplementasikan dan berdampak luas bagi masyarakat. Pembangunan infrastruktur sebagai pengendalian dari economy growth merupakan sebuah investasi untuk masa depan Indonesia.

Pembahasan mengenai infrastruktur dan energi berlangsung hangat dalam Dialog Ekonomi Special 11 Tahun HUT TV One ‘Potret Ekonomi di Tahun Politik’ yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu, 13 Februari 2019.

Deputi I Kepala Staf Kepresidenan Darmawan Prasodjo hadir sebagai narasumber bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastusi, mantan Menko Ekuin dan Menko Maritim Rizal Ramli, Sekjen Kementerian ESDM Ego Syahrial, mantan Menko Ekuin Kwik Kian Gie, ekonom senior UI Faisal Basri, Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia Christianto Wibisono, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, Wakil Ketua KADIN Suryani S Motik dan juga seorang youtuber Atta Halilintar.

Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa pada 2014 – 2017 pemerintah berfokus membangun infrastruktur untuk memakmurkan rakyat.

“Bagaimana cara memakmurkan rakyat salah satunya dengan pembangunan dalam berbagai sektor perekonomian yang ada. Infrastruktur bukanlah suatu tujuan, melainkan sebagai cara pemerintah untuk memakmurkan rakyat,” kata Darmawan.tvone

Pembangunan infrastruktur adalah hal yang dilakukan untuk memperoleh suatu kebanggan dan kebangkitan Indonesia, serta juga membangun peradaban. “Sebagai contoh pembangunan perbatasan kumuh yang diubah menjadi ujung tombak perekonomian suatu daerah. Infrastruktur bukan hanya sebuah polemik, tetapi untuk mencapai kemakmuran, membangun peradaban baru bagi daerah yang terisolasi, serta memberikan akses pada seluruh aspek di sana,” urainya.

Lulusan Texas A&M University, Amerika Serikat ini memaparkan berbagai contoh yang dihasilkan dari infrastruktur yang sudah dilakukan mulai dari pembangunan jalan dan jembatan desa, pembangunan embung, dan perbaikan begitu banyak jembatan a la ‘Indiana Jones’ di berbagai pelosok.screen-shot-2019-02-15-at-17-49-39

“Pembangunan infrastruktur di desa dilakukan untuk membuat pertumbuhan bagi desa-desa, dari yang memiliki beban menuju kemakmuran suatu desa,” paparnya.

Darmawan menekankan, konsentrasi pemerintah saat ini di balik infrastruktur adalah untuk memajukan dari segi pendidikan melalui perbaikan sarana prasana, memberikan kesempatan bagi anak anak tidak mampu untuk sekolah melalui Kartu Indonesia Pintar, serta meningkatkan kualitas guru yang kesemuanya untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran di Indonesia. “Karena itu, dapat dilihat pembangunan infrastruktur di berbagai daerah dapat dikatakan berhasil,” kata Darmawan.screen-shot-2019-02-15-at-17-46-22

Close