KSP Dorong Inovasi Pembangunan Daerah di Jember

KSP Dorong Inovasi Pembangunan Daerah di Jember

KSP Dorong Inovasi Pembangunan Daerah di Jember

JEMBER – Mencapai target pembangunan berkelanjutan diperlukan inovasi. Sementara inovasi dicapai melalui kolaborasi. Adapun kolaborasi dimulai dari keterbukaan pemerintah. Keterbukaan tersebut selain membangun kepercayaan publk, juga memberi informasi pada masyarakt atas permasalahan apa yang dapat ditangani bersama.

Pernyataan itu disampaikan Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Yanuar Nugroho di Jember, Kamis, 11 Oktober 2018. Memenuhi undangan pemerintah kabupaten Jember dan Bupati Faida, Yanuar menekankan, menyadari pentingnya konsep tersebut, pemerintah mencoba menginstitusionalisasikan siklus inovasi pembangunan ini melalui inisiatif Open Goverment.

yan2“Tentu bukan maksud pemerintah pusat untuk menambah obligasi pemerintah daerah dengan mengenalkan konsep SDGs dan Open Government. Konsep ini memang perlu dipahami sebagai instrumen bagi Kepala Daerah untuk dapat mengupayakan inovasi pembangunan,” ungkap Yanuar.

Kantor Staf Presiden memenuhi undangan dari Bupati Jember Faida untuk berdiskusi bersama dengan aparatur pemerintah serta organisai masyarakat setempat terkait dengan strategi pembangunan berkelanjutan.

duaBupati Jember menyampaikan bahwa dalam mengkerangkakan prioritas pembangunan, Kabupaten Jember menggunakan indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau SDGs sebagai pedoman. Bupati yang terpilih di tahun 2015 tersebut juga memahami bahwa upaya implementasi pencapaian target tersebut memerlukan kerjasama dan partisipasi publik.

“Kami sadar diperlukan tata kerja dalam memastikan agar proes kolaborasi berjalan dengan optimal,” ungkapnya.

Untuk keperluan itu Bupati Jember mengadakan lokakarya bersama di antara aparatur dan organisasi masyarakat setempat untuk mendiskusikan mekanisme partisipasi publik dalam mencapai TPB, serta mengundang perwakilan dari Bappenas dan Kantor Staf Presiden sebagai pengampu penyelenggaraan TPB dan inisiatif keterbukaan pemerintah atau Open Government Indonesia.  Kegiatan ini diinisiasi Pemkab Jember bersama dengan INFID, Migrant Care dan Medialink sebagai perwakilan dari masyarakat sipil.  yan4

Close