Categories
Berita Berita KSP COVID-19 Gugus Tugas Kedeputian Kedeputian IV

Pandemi Menjadi Momentum Industri Bantu Masyarakat

Jakarta- Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak Maret 2020 silam menyebabkan perubahan di berbagai aspek kehidupan. terutama kesehatan masyarakat. Untuk mengatasi permasalahan global ini, dibutuhkan peran serta berbagai pihak, salah satunya industri.

“Kantor Staf Presiden mewakili pemerintah sangat mengapreasi pihak industri dalam mewujudkan partisipasi publik yang sangat signifikan bagi masyarakat,” papar Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko pada acara simbolis penyerahan donasi masker di Gedung Bina Graha, Jakarta Rabu (14/10).

Pada kesempatan tersebut, Kantor Staf Presiden (KSP) mewakili pemerintah menerima donasi 5 juta masker medis dari AICE untuk disalurkan kepada masyarakat. Sumbangan masker ini sebagai upaya pencegahan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Moeldoko mengatakan, upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dengan cara mempromosikan 3 M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak) tidak akan berjalan baik bila salah satu unsurnya tidak terpenuhi. “Untuk itu, KSP menghargai langkah positif yang dilakukan Aice dan GP Ansor dalam upaya kerja sama menyalurkan masker medis ini kepada masyarakat.”

Moeldoko menegaskan, masker dapat menyelamatkan banyak orang. Tanpa memakai masker, orang akan berisiko tertular Covid-19. “Orang enggan pakai masker karena harus beli masker. Dengan adanya donasi masker ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker. Masker itu sederhana tapi maknanya luar biasa bisa menyelamatkan masyarakat. KSP mengapresiasi upaya donasi masker ini, saya berharap langkah positif seperti ini terus bisa berjalan,” paparnya.

Moeldoko juga menyampaikan, selama ini KSP sudah banyak menerima donasi dari berbagai pihak untuk disalurkan kepada pihak yang membutuhkan, di antaranya alat pelindung diri, masker, dan perlengkapan kesehatan lainnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, pondok pesantren merasa terbantu dengan adanya donasi masker ini. Banyak pesantren yang masih kesulitan mendapatkan masker medis. Selama ini, santri-santri di pondok pesantren masih menggunakan masker kain yang sangat riskan terhadap penularan Covid-19. “Gerakan donasi masker kepada pesantren ini sangat membantu. Kami juga mengapresiasi kerja sama dengan pemerintah melalui KSP.”

Menurutnya, masker medis ini akan didistribusikan kepada berbagai pondok pesantren di seluruh Indonesia, sebaai edukasi pencegahan penularan Covid. Pihak GP Ansor sudah menginstruksikan agar pembagian masker di pondok pesantren dan juga kelompok sosial lainnya untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan. Dengan demikian, pesantren tidak berpotensi menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. “Masyarakat Indonesia saat ini masih mengalami masa sulit akibat pandemi. Mudah-mudahan kerja sama dengan KSP ini dapat membawa bangsa Indonesia segera keluar dari pandemi.”

Sementara itu, perwakilan AICE, Sylvana mengatakan, donasi 5 juta masker medis yang disalurkan melalui KSP ini merupakan rangkaian dari 20 juta masker yang akan dibagikan kepada masyarakat di 20 kota. Sebagai upaya distribusi, pihaknya melibatkan GP Ansor dan pemerintah pusat yang diwakili KSP serta pemerintah daerah dan berbagai organisasi masyarakat lainnya.

Menurut Sylvana, masker ini memiliki sertifikasi dari Kementerian Kesehatan. Untuk penyaluran donasi jutaan masker ini juga akan melibatkan 200 ribu UKM mitra AICE di seluruh Indonesia. “Program ini akan berlangsung selama 6 bulan ke depan, mudah-mudahan Indonesia segera terbebas dari Covid-19.”

Categories
Berita Berita KSP COVID-19 Gugus Tugas Kedeputian Kedeputian IV

Moeldoko Bertemu Haedar Natshir Bahas Penguatan Perlindungan Bagi Tenaga Kesehatan

Moeldoko Bertemu Haedar Natshir Bahas COVID

Yogya-Kepala Staf Kepresidenan bersilahturahmi ke Ketua PP Muhammadiyah Haedar Natshir di Gedung Graha Suara Muhammadiyah, Yogya, Jumat (2/10). Pertemuan tersebut membahas berbagai hal terkait penanganan COVID 19 di Indonesia. Selain itu juga membahas oMuhammadiyah yang telah membantu pemerintah melalui pandemi ini.

“Saya sangat mengapresiasi kontribusi Muhammadiyah melalui 89 rumah sakit yang ikut terlibat secara aktif dalam penanganan Covid-19, beserta seluruh tenaga kesehatannya,” kata Moeldoko.

Pertemuan yang berlangsung hangat ini juga membicarakan peningkatan perlindungan bagi tenaga medis. Sebab tenaga medis sebagai garda terdepan dalam perang melawan COVID memiliki risiko besar untuk terpapar. “Pak Haedar dalam diskusi bersama memberikan sejumlah masukan soal perlindungan tenaga kesehatan. Tentu saran dan masukan ini akan kami komunikasikan ke satgas,” ungkap Moeldoko.

Sejalan dengan hal tersebut, Haedar memastikan Muhammadiyah akan terus meningkatkan kerjasama dalam penanganan covid-19. “Langkah konkret ini merupakan bentuk kerjasama dengan pemerintah,” tegas Haedar.

Kedua tokoh nasional ini mengimbau masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan. Sebab pandemi ini masih belum berakhir. Selain itu juga tetap menjaga gotong royong dan saling membantu sebagai kekuatan sosial Indonesia.

Categories
Berita Berita KSP COVID-19 Gugus Tugas Kedeputian Kedeputian IV

Moeldoko Apresiasi Kebijakan Micro Lockdown Yogyakarta

Yogyakarta-Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menerima kunjungan Kepala Staf Kepresidenan RI Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, di Pendapa Ndalem Kilen, Keraton Yogyakarta, Jumat (02/10) pagi. Moeldoko hadir bersama dengan seniman Butet Kartaredjasa.

Moeldoko saat ditemui seusai agenda menuturkan bahwa kunjungan yang dilakukannya adalah mendiskusikan perkembangan COVID-19 di DIY. “Bapak Gubernur sangat inovatif dalam memberikan penanganan COVID-19, sejalan dengan apa yang pemerintah pusat ambil yakni menerapkan micro lockdown atau pembatasan pada zona mikro. PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang semakin mikro itu sangat diperlukan,” jelas Moeldoko.

Menurut Moeldoko, sejatinya dalam satu wilayah, konsentrasi difokuskan pada tingkat Rukun Warga (RW), tidak serta merta satu kawasan dilakukan PSBB. “Pembatasan yang dijalankan ini selaras dengan yang dijalankan pemerintah pusat. Presiden menyampaikan dalam rapat terbatas, perlunya pemberlakukan mikro zonasi ini untuk skema PSBB. Apalagi kalau kejadiannya (COVID-19, -red) dalam zonasi lingkup kecil, pembatasan dan perlakuannya seharusnya semakin mikro, jangan makro karena akan mengganggu yang lain,” jelas mantan Panglima TNI.

Pada kesempatan yang sama, Sri Sultan menyampaikan bahwa selama ini yang dilakukan di DIY adalah pembatasan di tingkat desa. “Pendatang yang masuk, dikontrol lewat lurah, babinkamtibmas, babinsa, dan anak-anak muda. Yang masuk dimintai data berupa nama dan alamat, sebagai kontrol untuk memudahkan tracing. Harapannya akan tumbuh kesadaran masyarakat itu sendiri karena bertindak sebagai subyek. Sehingga, tanpa harus digemborkan untuk memakai masker dan sebagainya, dia (masyarakat, -red) akan menjalankan itu,” jelas Sri Sultan.

Ngarsa Dalem menambahkan, bahwa sejatinya obat mujarab untuk COVID-19 adalah cukup di rumah saja. Namun tentunya, manusia tidak tahan jika terus berada di rumah, sehingga kemungkinan untuk terpapar bisa lebih besar jika tidak berhati-hati ketika di luar rumah. Sehingga yang paling penting adalah membiasakan diri dengan protokol kesehatan.

Categories
Berita Berita KSP COVID-19 Gugus Tugas Kedeputian Kedeputian IV

“Maskeran, Den” Moeldoko Ajak Masyarakat Jawa Tengah Disiplin Protokol Kesehatan

Semarang-Upaya penanganan Covid-19 di Jawa Tengah mendapat perhatian lebih dari pemerintah pusat . Hari ini Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jendral TNI (Purn) Moeldoko berkunjung ke Jawa Tengah sebagai salah satu provinsi yang menjadi prioritas penanganan COVID sesuai arahan Presiden. Moeldoko beserta rombongan tiba di Gubernuran sekitar pukul 09.00 wib dengan menggunakan kaos bertuliskan “Maskeran Den, Disiplin Niku Vaksin” saat bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Moeldoko menjelaskan kehadirannya di Jawa Tengah untuk melihat langsung upaya yang telah dilakukan pimpinan daerah dalam mengatasi pandemi ini. Selain itu juga mencarikan solusi jika ada hambatan-hambatan yang terjadi agar pandemi ini dapat segera berakhir

“KSP memiliki program KSP mendengar yaitu membangun komunikasi dan mengelola isu strategis untuk mengetahui langsung apa yang terjadi dilapangan. Kehadiran kami selain mendengarkan juga mencarikan solusi khususnya bagi penanganan COVID di Jawa Tengah ini segera dapat dikendalikan,” ujar Moeldoko.

Dalam kesempatan itu, Moeldoko mengajak warga Jawa Tengah untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti tetap pakai masker, jaga jarak, dan lain-lain agar terhindar dari penularan virus corona. Slogan “Maskeran Den, Disiplin Niku Vaksin” dijadikan Moeldoko untk mengkampanyekan protokol kesehatan melalui pendekatan budaya.

“Saya mencoba mengangkat dari sisi budaya sebagai upaya pendekatan untuk bisa menyadarkan kepada masyarakat. Bahwa menggunakan masker disiplin dalam menerapkan 3M menjadi sesuatu yang sangat penting dalam menjaga diri,” ujar Moeldoko.

Sementara Ganjar menyambut baik kehadiran Meoldoko untuk mengkampanyekan 3M dan disipiln memakai masker, karena wabah Covid-19 di Jawa Tengah belum berakhir. Menurutnya, ini merupakan bentuk perhatian dan atensi pemerintah pusat kepada masyarakat Jawa Tengah tertib menerapkan protokol kesehatan.

Ganjar juga memaparkan strategi penanganan Covid-19 yang telah dilakukannya selama ini. Menurutnya, pemprov Jateng telah berhasil mengendalikan laju penyebaran COVID. Selain itu juga tingkat kesembuhan COVID terus meningkat.

“Kami apresiasi kehadiran Pak Moeldoko menjadi penyemangat warga Jawa Tengah dalam perang melawan pandemi ini. Saya harapkan warga Jateng dimana pun untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktivitasnya,” tegas Ganjar.

Tak hanya dari sisi kesehatan, dalam pertemuan tersebut, Ganjar juga menjelaskan langkah strategis yang telah diambil untuk mengatasi dampak ekonomi akibat pandemi ini. Menurutnya, masyarakat Jawa Tengah ternyata sangat kreatif sehingga muncul berbagai inovasi ekonomi kerayatan.

Usai mendengarkan pemaparan, Moeldoko memberikan kaos “Maskeran Den, Disiplin Niku Vaksin” kepada Ganjar Pranowo. Ia kembali menegaskan kewajiban masyarakat adalah 3M, yaitu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Menurutnya, jika 3M berjalan dengan baik maka pengembangan Covid-19 bisa segera teratasi dan cepat hilang dari Indonesia.

Categories
Berita Berita KSP COVID-19 Gugus Tugas Kedeputian Kedeputian IV

KSP Salurkan 1000 Paket Bantuan untuk Insan Film dan Televisi

Pandemi Covid-19 telah menimbulkan dampak yang sangat besar pada masyarakat, termasuk terhadap para karyawan film dan televisi di Indonesia. Sebagai ungkapan rasa simpati terhadap insan perfilman dan televisi ini, Kantor Staf Presiden menyalurkan bantuan sosial sejumlah 1000 paket.

Penyerahan bantuan sosial tersebut secara simbolis dilakukan oleh Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko kepada Ketua Persatuan Karyawan Film dan Televisi (KFT), Gunawan Paggar di Kantor Staf Presiden, Gedung Bina Graha, Jakarta (15/9).

Pada kesempatan tersebut, Gunawan mengucapkan terima kasih kepada KSP yang mewakili pihak-pihak pemberi bantuan, baik dari kalangan perusahaan ataupun  individu. Paket bantuan tersebut sudah diserahkan kepada 7000 karyawan film dan televise pada Minggu (14/9) kemarin di kawasan Kuningan, Jakarta. Adapun bantuan sosial tersebut berupa paket sembako dan kebutuhan pokok lainnya.

Sementara itu, Koordinator Tim Relawan Gugus Tugas Covid-19, Andre Rahadian mengatakan, sejak penerapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) pada Mei lalu, pihaknya sudah banyak menyalurkan bantuan sosial untuk masyarakat terdampak Covid-19. Untuk kali ini, tim relawan bersama KSP membantu menyalurkan bantuan kepada para karyawan film dan televisi.

Menurut Andre, para pekerja film dan televisi tersebut sangat terdampak pandemi karena terhambat untuk melakukan proses syuting. Selain itu, proses produksi film dan televisi berkurang karena larangan untuk berkumpul. Karena itu, banyak karyawan film dan televisi yang pendapatannya harus berkurang bahkan mengalami PHK (Pemutusan Hubungan Kerja).

“Untuk itu kami menyalurkan bantuan sosial dengan difasilitasi oleh KSP. Kami menyampaikan 1000 paket bansos untuk mereka,” paparnya.

Hingga saat ini, Tim Relawan Gugus Tugas Covid-19 sudah menyerahkan bantuan sosial sebanyak 80 ribu paket pada masyarakat yang berdomisili di Jabodetabek dan wilayah lainnya. “Kami menyampaikan donasi dari berbagai pihak termasuk perusahaan. Adapun bantuan tersebut berupa masker, sembako dan kebutuhan pokok lainnya.”