Categories
Berita Berita KSP

Ali Mochtar Ngabalin di ‘Prime Talk’ Metro TV: Menjaga Damai di Papua’

JAKARTA – Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin dalam ‘Prime Talk’ Metro TV: ‘Menjaga Damai di Papua’ tayang live Senin 19 Agustus 2019 bersama host Rory Asyari dan Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Herry Rudolf Nahak.
Link videonya ada di sini

screen-shot-2019-08-20-at-11-08-24 screen-shot-2019-08-20-at-11-07-29 screen-shot-2019-08-20-at-11-08-42 screen-shot-2019-08-20-at-11-07-38 screen-shot-2019-08-20-at-11-09-01
c

Categories
Berita Berita KSP

Theo Litaay di CNN Indonesia TV: ‘Kemerdekaan dari Masalah Intoleransi dan Radikalisme’

JAKARTA – Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Theo Litaay dalam ‘Layar Demokrasi’ CNN Indonesia TV: ‘Kemerdekaan dari Masalah Intoleransi dan Radikalisme’, tayang live Senin 19 Agustus 2019 bersama host Budi Adiputro dan narasumber lain anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan Eva Sundari serta Analis Politik AS Hikam.
Link videonya ada di sini
https://www.cnnindonesia.com/tv/20190819222922-408-422875/video-kemerdekaan-dari-masalah-intoleransi-radikalisme
screen-shot-2019-08-20-at-10-45-07
screen-shot-2019-08-20-at-10-40-21
screen-shot-2019-08-20-at-10-40-39 screen-shot-2019-08-20-at-10-41-52
screen-shot-2019-08-20-at-10-44-04

Categories
Berita Berita KSP

Buka Rakor Penyusunan Capaian 5 Tahun Pemerintahan, Moeldoko: Tampilkan Bukti Nyata Kinerja Jokowi-JK!

JAKARTA – Penyusunan laporan lima tahun capaian pemerintahan Presiden Jokowi – Wapres Jusuf Kalla sebaiknya tidak sekedar menampilkan angka, tetapi juga mengangkat dan menceritakan outcome dari apa yang telah dibangun pemerintah seperti infrastruktur dalam konteks konektivitas, infrastruktur sosial, perbaikan dan infrastruktur pertanian.
Hal itu disampaikan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat membuka rapat koordinasi penyusunan laporan 5 tahun pemerintahan Jokowi-JK di Hotel Grand Mercure Harmoni, Jakarta Pusat pada Senin, 19 Agustus 2019.
Turut hadir pada acara ini, Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan Eko Sulistyo, Staf Khusus Presiden bidang komunikasi Adita Irawati, Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika Rosarita Niken Widiastuti, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Y.B Satya Sananugraha, Sekretaris Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono dan jajaran kementrian dan kelembagaan.gm4
Dalam pembukaan rapat, Moeldoko mengapresiasi kinerja kementrian dan kelembagaan yang sudah berkolaborasi cukup baik dalam menyusun laporan tahunan, yang juga mendapat apresiasi dari Presiden Jokowi.
Mantan Wakil Gubernur Lemhanas ini meminta agar para kementerian dan kelembagaan tidak cepat puas karena masyarakat sejatinya ingin mengetahui apa saja yang telah dilakukan oleh pemerintah, sambil mengenang masa-masa saat belum menduduki jajaran pemerintahan.
“Masyarakat kita itu betul-betul ingin mengetahui, apa sih, yang pemerintah lakukan? Seperti saat saya masih jadi Panglima TNI pun, saya ingin tahu, apa saja sih yang sedang dilakukan pemerintah?” kenangnya.gm2
Panglima TNI 2013-2015 ini menekankan lagi, bahwa kerja keras kementerian dan kelembagaan akan lebih bagus lagi jika sampai ke masyarakat. Menurutnya, semua yang dilakukan pemerintah harus diberitakan. Mengingat pula ini akan menjadi laporan terakhir dari apa yang telah dilakukan pemerintahan Jokowi-JK, diharapkan agregat dari tahun pertama hingga saat ini betul-betul tercermin di dalam laporan.
“Terngiang dipikiran saya, senior saya pernah berkata bahwa Tuhan Maha Tahu, tapi masayarakat perlu diberi tahu. Jadi, kalau kita tidak kasih tahu ke masyarakat apa yang sudah kita lakukan, kita yang rugi.” Jelasnya.
Menutup pembukaan rapat, Moeldoko juga berharap, laporan kali ini bisa memberikan gambaran besar tentang Nawacita. Sehingga, laporan tersebut bisa menjadi sebuah gambaran utuh, bahwa nawacita tidak sekedar slogan tapi juga bukti nyata dari pemerintahan Jokowi-JK.gm3

Categories
Berita Berita KSP

Di Wisuda Sekolah Intelijen Negara, Moeldoko Tegaskan Pentingnya Menangkan Perang Informasi

BOGOR – Indonesia tersenyum lebar karena putera-puteri terbaik bangsa telah menyelesaikan pendidikan intelijen dan siap memberikan kontribusi bagi negara ini.
Demikian pengantar pidato Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko berjudul ‘Situasi Politik Indonesia dan Ancaman Terhadap Dinamika Keamanan Nasional’ dalam Wisuda Sarjana Angkatan XII dan Pascasarjana Tahun 2019 di Auditorium Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman Kampus Sekolah Tinggi Intelijen Negara, Sentul, Bogor, Senin, 19 Agustus 2019.20190819_185502
Panglima TNI 2013-2015 ini menekankan maraknya penyebaran hoaks yang menimbulkan polarisasi di masyarakat, terutama dalam masa kontestasi politik.
“Negara sangat mudah terpecah karena perbedaan ideologi dan pilihan politik. Di Kenya pernah terjadi perpecahan dan kerusuhan besar pasca pemilu, Syukurlah, kita bisa melalui masa-masa itu dengan baik,” ungkapnya.
Moeldoko memaparkan, geopolitik dunia saat ini memanfaatkan emosi fear (ketakutan), humiliation (penghinaan) dan hope (harapan). Fear yang dimaksud adalah ketakutan tidak adanya kepercayaan, humiliation adalah hilangnya harapan dari rasa percaya diri yang terluka, serta hope yakni harapan sebagai ekspresi percaya diri.20190819_183407
Di sinilah, mantan Wakil Gubernur Lemhanas itu menegaskan pentingnya peran intelijen untuk menjaga stabilitas dan keterbukaan. Pada dasarnya, semua negara mengakui bahwa kestabilan jangka panjangnya akan sangat bergantung pada kemakmuran rakyat dan mengakui bahwa kompromi dengan keterbukaan harus dibuat guna mendapatkan dan mempertahankan kemakmuran dunia masa kini.
Moeldoko pun mengutip ungkapan Sun Tzu tentang pentingnya penguasaan informasi, “Kekuatan intelijen adalah salah satu kunci keberhasilan menggali informasi. Hal sekecil apapun sangat berguna jika kita bisa memaksimalkannya.”
Perubahan tipologi ancaman
gm3Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan berterimakasih atas kehadiran Moeldoko salah satu putra terbaik bangsa.
“Di era 4.0 ini, dunia memasuki era baru, dengan adanya keterbukaan dan perputaran informasi yang massif di masyarakat, antara lain ditandai penggunaan teknologi digital personal di masyarakat,” kata purnawirawan jenderal polisi bintang empat itu.
Terkait perubahan dunia, Budi Gunawan mencontohkan, di era 1970-an, musuh-musuh James Bond adalah orang berbadan tegap, berotot kekar dan jago berkelahi.
“Dalam perkembangannya, tipikal musuh James Bond kekinian badannya kurus ceking, berkacamata tebal, tapi sangat jenius dan mampu kendalikan berbagai perangkat teknologi dunia,” kata Budi.
Ia menegaskan, saat ini telah terjadi pergeseran tipilogi ancaman terhadap setiap negara. Dari pola konvensional ke digital.gm5
“Dan kita bersyukur, intelijen Indonesia tidak tertinggal menyikapi fenomena ini,” tegasnya, dengan memaparkan adanya divisi ciber security dan perangkat teknologi cukup andal dan canggih yang dimiliki BIN.
“Untuk itu, STIN harus jadi center of execellent bidang intelijenn, serta adaptif dalam menghadapi tantangan global,” pesan Budi pada kampus bermotto ‘Setia’, ‘Loyal’, ‘Solid’ dan ‘Semangat’ itu.
screen-shot-2019-08-19-at-18-10-03
 

Categories
Berita Berita KSP

Ifdhal Kasim di CNN Indonesia TV:‘Bahas Pidato Presiden Jokowi Sisi HAM’

JAKARTA – Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ifdhal Kasim dalam CNN Indonesia TV: ‘Bahas Pidato Presiden Jokowi Sisi HAM’, tayang live Minggu 18 Agustus 2019 bersama host Ferdy Ilyas dan narasumber lain Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid serta Direktur Eksekutif ICJR Anggara Suwahju.
Link videonya ada di sini

screen-shot-2019-08-19-at-17-35-29
screen-shot-2019-08-19-at-17-17-34 screen-shot-2019-08-19-at-17-19-51 screen-shot-2019-08-19-at-17-17-23 screen-shot-2019-08-19-at-17-17-53 screen-shot-2019-08-19-at-17-19-05 screen-shot-2019-08-19-at-17-18-54
c