Categories
Berita Berita KSP Kedeputian Kedeputian I Program Prioritas Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Fasilitas Penunjang Mandalika MotoGP Siap Pertengahan Tahun 2021

Mataram—Sejumlah fasilitas penunjang Untuk mendukung penyelenggaraan event internasional MotoGP tahun 2021 di Mandalika, Lombok Tengah NTB siap beroperasi pada Juli 2021. Fasilitas itu berupa perluasan terminal, pengembangan fasilitas kargo, dan perpanjangan runway di Bandara  Internasional Zainuddin Abdul Madjid.  Deputi I Bidang Infrastruktur, Energi dan Investasi Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Febry C. Tetelepta menyatakan ada sejumlah infrastruktur yang tetap harus dikebut. “Semuanya harus rampung, MotoGP Mandalika harus kita sukseskan bersama,” ujar Febry di Jakarta, Kamis (10/12).

Sementara, jalan bypass dari Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid hingga KEK Mandalika sepanjang 17 Kilometer harus tuntas pada Agustus 2021. Pemerintah pusat, kata Febry, akan terus mengawasi secara langsung perkembangan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika hingga bisa tepat waktu. “Pada awal November kemarin kami melakukan kunjungan untuk monitoring dan evaluasi untuk memastikan proyek ini berjalan secara baik,” ujar Febry.

Dalam kunjungan tersebut realisasi pembangunan Jalan Kawasan Khusus (JKK) atau sirkuit berjalan di atas target.  Beberapa infrastruktur yang sudah terbangun di kawasan ini adalah jalan ruas barat, Masjid, Kuta Beach Park, pusat pengawasan area pantai atau Balawista, Bazaar Mandalika dan sentra parkir yang akan menjadi etalase UMKM NTB. Sedangkan untuk pembebasan lahan ditargetkan seleesai dalam waktu dekat. “KSP terus bekerja dalam memastikan penyelesaian pembebasan lahan, serta memfasilitasi dengan stakeholder terkait untuk membantu proses percepatan penyelesaian tersebut,” ujar Febry. Febry menambahkan, event MotoGP 2021 di Mandalika diharapkan bisa mendongkrak sektor pariwisata setelah COVID-19. Sebelumnya, saat peresmian Kawasan Mandalika sebagai kawasan destinasi wisata pada Oktober 2017, Presiden Joko Widodo berharap kawasan Mandalika bisa mendongkrak pertumbuhan di daerah tersebut.

Categories
Berita Presiden Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Buka Indonesia Science Expo, Presiden Sampaikan Pentingnya Ilmu Pengetahuan

JAKARTA- Presiden Joko Widodo pagi ini membuka Indonesia Science Expo (ISE) 2018 di Indonesia Convention Exhibition, BSD, Tangerang Selatan. Acara yang menampilkan hasil riset karya anak bangsa tersebut merupakan yang pertama kalinya dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo.
“Kehadiran saya di sini saat ini adalah untuk menyaksikan karya-karya besar Bapak, Ibu, dan saudara-saudara sekalian yang mengubah ketidakmungkinan menjadi kenyataan, yang membuat kesulitan menjadi kemudahan,” ujar Presiden dalam sambutan pembukaannya pada Kamis, 1 November 2018.
Menurutnya, dewasa ini banyak ketidakmungkinan yang berubah menjadi sebuah kejutan dalam kehidupan kita. Semua itu dipacu oleh perkembangan teknologi yang sedemikian cepat.
“Siapa sangka negara yang wilayahnya sempit menjadi pengekspor pangan terbesar kedua di dunia, yaitu negara Belanda. Negaranya kecil tapi menjadi pengekspor pangan dunia,” ucapnya mencontohkan.
buka-indonesia-science-expo-presiden-sampaikan-pentingnya-ilmu-pengetahuan-9
Presiden mengatakan, semua ketidakmungkinan dan keterbatasan akan menjadi tidak lagi relevan bila dihadapi dan diselesaikan dengan perkembangan dan implementasi ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi.
“Yang ingin saya katakan adalah semua keterbatasan itu menjadi tidak relevan. Semua ketidakmungkinan bisa diterobos oleh yang namanya ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi,” ujarnya.
Namun, perkembangan teknologi ini dalam praktiknya mendatangkan tantangan baru dalam hal moralitas kemasyarakatan. Munculnya media tanpa redaksi membuat setiap warga bisa menjadi wartawan dan dapat memberitakan apapun terlepas benar atau tidaknya suatu informasi.
“Menghadapi fenomena ini regulasi pemerintah tidak cukup menyelesaikan masalah. Sebab, tidak semuanya bisa dipagari oleh peraturan dan regulasi. Yang dibutuhkan sekarang adalah standar moralitas yang semakin tinggi berbarengan dengan penggunaan teknologi itu,” tuturnya.
Di sinilah lembaga penelitian dapat masuk untuk menempati peran sentral dalam kehidupan manusia. Dengan melahirkan karya-karya riset yang unggul, lembaga penelitian dapat menjawab setiap tantangan yang ada.
buka-indonesia-science-expo-presiden-sampaikan-pentingnya-ilmu-pengetahuan-5
“Lembaga penelitian harus menjadi bagian dari ekosistem pembangunan nasional yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. Perlu bekerja sama dengan pemerintah, lembaga pendidikan, industri, dan mitra strategis lainnya,” tandasnya.
Turut mendampingi Presiden dalam acara ini, yaitu Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Laksana Tri Handoko, dan Gubernur Banten Wahidin Halim.

Categories
Ekonomi dan Produktivitas Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

bagian-i-014 bagian-i-015 bagian-i-016 bagian-i-017 bagian-i-018 bagian-i-019