Categories
Berita Foto

KSP Dukung Pemerataan Internet di Daerah 3T Melalui Satelit N5

WhatsApp Image 2026-05-12 at 15.30.53
WhatsApp Image 2026-05-12 at 15.30.54
WhatsApp Image 2026-05-12 at 15.30.55
WhatsApp Image 2026-05-12 at 15.30.54 (1)
WhatsApp Image 2026-05-12 at 15.30.54 (2)
WhatsApp Image 2026-05-12 at 15.30.55 (1)
previous arrow
next arrow
WhatsApp Image 2026-05-12 at 15.30.53
WhatsApp Image 2026-05-12 at 15.30.54
WhatsApp Image 2026-05-12 at 15.30.55
WhatsApp Image 2026-05-12 at 15.30.54 (1)
WhatsApp Image 2026-05-12 at 15.30.54 (2)
WhatsApp Image 2026-05-12 at 15.30.55 (1)
previous arrow
next arrow

Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., M.H., menghadiri acara Peresmian Operasional (Ready for Service) Satelit Nusantara Lima (N5) yang berlangsung di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin (11/5/2026). Kehadiran KSP dalam agenda strategis ini merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap percepatan kemandirian teknologi dan kedaulatan digital nasional.

Satelit Nusantara Lima, yang dikembangkan oleh PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN), merupakan satelit Very High Throughput Satellite (VHTS) dengan kapasitas mencapai 160 Gbps, menggunakan platform Boeing 702MP, serta memiliki 101 spot beam Ka-band. Infrastruktur ini dirancang untuk menyediakan akses broadband secara merata di seluruh wilayah Indonesia hingga kawasan Asia Tenggara, guna memastikan konektivitas yang inklusif bagi seluruh rakyat Indonesia.

Kehadiran KSP pada acara tersebut menegaskan komitmen dalam mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam menghapus kesenjangan digital di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T). Infrastruktur satelit ini akan menjadi tulang punggung bagi berbagai layanan publik dasar di wilayah perbatasan, seperti penguatan ekonomi melalui Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP), digitalisasi pendidikan, serta implementasi telemedicine di puskesmas daerah terpencil.

Acara peresmian ini dihadiri oleh sejumlah pejabat negara, di antaranya Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, serta tamu VIP lainnya, seperti mantan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan A. Djalil. Sinergi lintas kementerian dan lembaga dibutuhkan untuk memastikan pemanfaatan kapasitas Satelit N5 berjalan optimal demi mencapai target transformasi digital nasional yang inklusif dan berkelanjutan.