Categories
Berita Berita KSP

HUT ke-58 BPJS Kesehatan, Kepala Staf Kepresidenan Dorong Penguatan Fondasi BPJS Kesehatan Menuju Indonesia Emas 2045

Jakarta – Kepala Staf Kepresidenan RI, Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, menegaskan bahwa Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memiliki peran yang sangat strategis dalam struktur pembangunan bangsa. Kehadiran JKN bukan sekadar instrumen perlindungan sosial, melainkan juga pilar utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan keynote speech dalam Sarasehan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 BPJS Kesehatan di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta, Rabu (15/07).

Dalam sambutannya, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian yang sangat besar terhadap kualitas layanan kesehatan rakyat. Arah kebijakan ini telah dituangkan secara spesifik dalam Visi Misi Presiden Prabowo Subianto, di mana peningkatan BPJS Kesehatan diposisikan sebagai program prioritas nasional sekaligus bagian dari implementasi Asta Cita ke-4.

“Dengan memastikan masyarakat memperoleh perlindungan kesehatan, kita sedang memperkuat fondasi untuk mendukung agenda pembangunan nasional dan melapangkan jalan menuju pencapaian visi besar kita bersama, yaitu Indonesia Emas 2045,” ujar Jenderal (Purn) Dudung.

Jenderal (Purn) Dudung mengungkapkan bahwa pemerintah memberikan apresiasi tertinggi atas capaian BPJS Kesehatan yang kini telah menjangkau lebih dari 285 juta jiwa, mencakup hampir seluruh penduduk Indonesia. Terlebih, BPJS Kesehatan dinilai sukses memperluas akses layanan hingga ke wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) serta Daerah Belum Tersedia Fasilitas Kesehatan Memenuhi Syarat (DBTFK) melalui kerja sama RS Apung, pengiriman dokter/tenaga medis, serta penyediaan Virtual Office Layanan Peserta (VIOLA) yang tergabung dalam Program LANURI (Layanan di Ujung Negeri) di 3.839 desa.

Kepala Staf Kepresidenan juga mengapresiasi berbagai inovasi dan kolaborasi BPJS Kesehatan dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo antara lain: Pertama, optimalisasi P-Care MBG yang merupakan optimalisasi aplikasi Primary Care (PCare) BPJS Kesehatan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kedua, Program Siswa Sehat Sekolah Rakyat, yang memberikan layanan skrining kesehatan. Ketiga, Pengembangan Desa Sehat JKN, dimana BPJS Kesehatan bermitra dengan Koperasi Desa Merah Putih sebagai agen fasilitator jaminan kesehatan. Yang terakhir, Program Prolanis Muda, yaitu terobosan antisipatif yang menyasar peserta di bawah umur 45 tahun guna menekan risiko penyakit kronis.

Meskipun menorehkan berbagai keberhasilan besar, KSP mengingatkan adanya tantangan dinamis yang harus diselesaikan bersama. Masalah keberlanjutan Dana Jaminan Sosial (DJS) Kesehatan, tingkat kepatuhan peserta, hingga komitmen kepatuhan dari fasilitas kesehatan memerlukan refleksi mendalam serta sinergi yang kokoh dari seluruh pemangku kepentingan.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengungkapkan bahwa saat ini rasio klaim Program JKN telah mencapai 108 persen. Angka ini mencerminkan tingginya beban pembiayaan kesehatan yang dihadapi organisasi demi memastikan hak medis masyarakat terpenuhi.

“Jika perusahaan asuransi swasta mungkin melakukan repricing jika klaim sudah menyentuh 95% demi menjaga keberlanjutan bisnisnya. Kami sangat berharap dukungan kebijakan melalui regulasi baru dapat memperkuat keberlanjutan finansial Program JKN ini dalam jangka panjang,” jelas Prihati Pujowaskito.

Menjawab tantangan tersebut, BPJS Kesehatan telah merumuskan rencana strategis ke depan yang berorientasi pada peningkatan kepesertaan, penguatan pendanaan, serta transformasi layanan berbasis digital. Integrasi kepesertaan JKN dengan layanan publik lain serta pemanfaatan layanan non-tatap muka terus dipacu agar aksesibilitas semakin efisien dan praktis.

Menutup keterangannya, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menyampaikan ucapan selamat bagi BPJS Kesehatan yang memasuki usia ke-58, sekaligus telah memasuki tahun ke-13 sebagai penyelenggara Program JKN. Momentum ini diharapkan membakar semangat jajaran manajemen dan seluruh Duta BPJS Kesehatan untuk terus bertransformasi demi pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat, selaras dengan komitmen bersama: “Jaminan Kesehatan Berkualitas, dengan Gotong Royong Sehat Bersama.”

Categories
Berita Berita KSP

Kepala Staf Kepresidenan Ikuti Upacara Bendera Bersama Siswa SDN 3 Ciseureuh

Purwakarta – Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman mengikuti upacara bendera bersama guru dan siswa SDN 3 Ciseureuh, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada hari pertama Tahun Ajaran 2026/2027, Senin (13/7/2026). Kehadiran Kepala Staf Kepresidenan menjadi bagian dari rangkaian peninjauan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus memberikan semangat kepada para siswa yang kembali memulai kegiatan belajar setelah libur sekolah.

Sebelum mengikuti upacara, Kepala Staf Kepresidenan menyampaikan sambutan di hadapan para guru dan siswa. Ia mengajak seluruh warga sekolah menjadikan hari pertama masuk sekolah sebagai awal yang baik untuk membangun semangat belajar serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan menyenangkan bagi anak.

“Mari kita jadikan masa pengenalan lingkungan sekolah ini sebagai pengalaman yang ramah anak, sehingga sekolah menjadi tempat yang aman, nyaman, menyenangkan, sekaligus membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” ujar Kastaf.

Dalam sambutannya, Kepala Staf Kepresidenan juga menyampaikan bahwa pemerintah ingin memastikan anak-anak memperoleh layanan pendidikan dan pemenuhan gizi sejak hari pertama kembali ke sekolah.

“Hari ini adalah hari pertama anak-anak kembali ke sekolah setelah libur panjang. Kita ingin memastikan bahwa di hari pertama mereka belajar, asupan nutrisi yang sehat dan bergizi melalui program MBG ini langsung menyapa mereka tanpa kendala. Saya antar langsung dari SPPG ke SDN 3 untuk memastikan kesiapan tim di lapangan,” kata Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) 2021-2023 itu.

Usai memberikan sambutan, Kepala Staf Kepresidenan mengikuti upacara bendera bersama para guru dan siswa SDN 3 Ciseureuh. Didampingi Staf Khusus Mayor Jenderal (Purn.) Prof. Dr. Budi Pramono beserta jajaran Kantor Staf Presiden, Jenderal (Purn.) Dudung tampak berdiri di barisan belakang para siswa dan mengikuti seluruh rangkaian upacara dengan khidmat.

Sebelum upacara dimulai, Jenderal (Purn.) Dudung juga menyempatkan diri berinteraksi dengan para siswa. Ia menyapa mereka, menanyakan cita-cita yang ingin diraih, serta memberikan motivasi agar terus rajin belajar. Dudung juga mendoakan agar seluruh siswa diberikan kemudahan dalam menempuh pendidikan dan mampu meraih cita-cita yang mereka impikan.

“Siapa yang mau cita-cita jadi tentara? Ada enggak? Ada. Ngacung. Itu tentara Armed (Artileri Medan) ya nanti ya. Ya, Bapak doakan mudah-mudahan cita-citanya tercapai. Yang rajin belajar ya,” kata Jenderal (Purn.) yang pernah Pangdam Jaya pada 2020-2021.

Kehadiran Kepala Staf Kepresidenan di SDN 3 Ciseureuh merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Kantor Staf Presiden dalam mendukung pengawalan implementasi Program Prioritas Presiden melalui monitoring di lapangan. Momentum hari pertama sekolah dimanfaatkan untuk memastikan pelaksanaan kebijakan berjalan dengan baik sekaligus memberikan semangat kepada para peserta didik dalam memulai tahun ajaran baru.

Categories
Berita Berita KSP

KSP Siap Bergerak Cepat dan Pangkas Birokrasi Menjelimet demi Kawal Program Kesejahteraan Rakyat

Jakarta – Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, menegaskan komitmen Kantor Staf Presiden (KSP) untuk bergerak cepat dan merobohkan barikade birokrasi yang rumit demi menyukseskan seluruh program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Hal tersebut disampaikan Jenderal (Purn.) Dudung dalam arahannya kepada seluruh Plt. Deputi, tenaga profesional, dan sekretariat KSP di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (14/7/2026).

“Bapak Presiden itu tidak terlalu suka dengan aturan-aturan yang menjelimet, yang akhirnya mengulur-ngulur waktu dan menghambat. Beliau (Presiden) inginnya cepat, cepat, cepat. Nah, ini yang harus mampu kita kejar dan selesaikan,” tegas Jenderal (Purn) Dudung.

Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman menjelaskan bahwa seluruh program yang diusung Presiden—mulai dari Program Makan Bergizi Gratis, Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, Revitalisasi Sekolah, Sekolah Garuda Transformasi, hingga Cek Kesehatan Gratis—memiliki satu arah dan tujuan tunggal, yaitu murni untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.

“Arahnya dari Bapak Presiden itu hanya satu: kepentingan kesejahteraan rakyat, tidak ada yang lain. Tugas kita di KSP adalah membantu beliau mewujudkan itu,” lanjutnya.

Kepala Staf Kepresidenan juga menggarisbawahi komitmen kuat Presiden dalam melawan praktik korupsi dan penguasaan aset yang tidak adil oleh segelintir pihak (konglomerat), sehingga manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat di daerah.

“Selama ini banyak pihak yang hanya memperkaya diri sendiri, sementara masyarakat di daerah seperti Bangka, Kolaka, dan wilayah lainnya tetap tertinggal. Presiden menepis habis hal ini agar terjadi pemerataan di daerah. Ini yang perlu terus kita bantu dan kawal,” ujar Jenderal (Purn) Dudung.

Dalam kesempatan tersebut, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran KSP yang dinilai berhasil mengurai hambatan (debottlenecking) lintas kementerian, meredam ego sektoral, serta hadir langsung menyelesaikan persoalan riil masyarakat di lapangan. Kerja cepat inipun diungkap Jenderal (Purn) Dudung mendapat apresiasi langsung dari Presiden.

Menutup arahannya, Jenderal (Purn.) Dudung mengingatkan jajarannya untuk terus menjaga integritas, attitude, serta mengedepankan pendekatan yang humanis dan persuasif dalam menyelesaikan persoalan bangsa.

“Sehebat apa pun kita, jika attitude kurang bagus maka tidak ada artinya. Tugas KSP akan berjalan lancar jika kita bekerja tulus, ikhlas, serta fokus memberikan dukungan penuh bagi suksesnya kepemimpinan Bapak Presiden,” pungkas Kepala Staf Kepresidenan.

Categories
Berita Berita KSP

Hari Pertama Sekolah, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman Antar Sendiri Makanan Bergizi Gratis ke SDN 3 Ciseureuh

Purwakarta — Memasuki hari pertama masuk sekolah usai libur semester, program Makanan Bergizi Gratis (MBG) kembali beroperasi penuh secara serentak. Momen menarik terjadi ketika Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, memimpin langsung pengantaran logistik MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ciseureuh 8 menuju SDN 3 Ciseureuh, pada Senin pagi (13/7).

Tak sekadar meninjau, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dudung menumpangi mobil operasional pengangkut makanan bergizi tersebut dari SPPG hingga tiba di SDN 3 Ciseureuh untuk memastikan rantai distribusi MBG di hari pertama sekolah berjalan lancar, aman, dan tepat waktu.

“Hari ini adalah hari pertama anak-anak kembali ke sekolah setelah libur panjang. Kita ingin memastikan bahwa di hari pertama mereka belajar, asupan nutrisi yang sehat dan bergizi melalui program MBG ini langsung menyapa mereka tanpa kendala. Saya antar langsung dari SPPG ke SDN 3 untuk memastikan kesiapan tim di lapangan,” tegas Jenderal (Purn) Dudung.

Sesampainya di SDN 3 Ciseureuh, kedatangan mobil pengangkut yang dikendarai oleh Kepala Staf Kepresidenan disambut hangat oleh para guru dan siswa-siswi yang antusias kembali beraktivitas di sekolah.

Usai peninjauan yang bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru, Kepala Staf Kepresidenan memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh siswa. Ia berpesan agar momen awal masuk sekolah tersebut dapat dimanfaatkan untuk membangun lingkungan belajar yang kondusif.

“Mari kita jadikan masa pengenalan lingkungan sekolah ini sebagai pengalaman yang ramah anak, sehingga sekolah menjadi tempat yang aman, nyaman, menyenangkan, sekaligus membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” ajak Jenderal (Purn) Dudung.

Pengantaran langsung oleh Kepala Staf Kepresidenan menjadi penanda komitmen kuat pemerintah dalam mengawal kelancaran program MBG di hari pertama sekolah. SPPG dipastikan telah beroperasi dengan standar higienis dan nutrisi yang ketat sejak subuh untuk mempersiapkan ribuan porsi makanan.

Penyaluran MBG yang berjalan lancar sejak hari pertama diharapkan dapat menunjang fokus belajar dan kesehatan para siswa. Kantor Staf Presiden memastikan pengawasan terhadap SPPG dan jalur distribusi ke sekolah-sekolah akan terus diperketat agar kualitas makanan yang diterima anak-anak di seluruh wilayah Indonesia tetap terjaga konsistensinya. (KSP/Tika).

Categories
Berita Berita KSP

Kepala Staf Kepresidenan: Desa Harus Dipandang sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Purwakarta – Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman menegaskan bahwa pembangunan desa merupakan bagian yang sangat penting dalam implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya Asta Cita ke-6, yaitu Membangun dari Desa dan dari Bawah untuk Pemerataan Ekonomi dan Pemberantasan Kemiskinan. Menurutnya, kemajuan desa menjadi fondasi penting bagi pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Jenderal (Purn) Dudung usai menghadiri Pelantikan Pengurus Pusat Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Masa Bakti 2026–2032 di Alun-Alun Pasanggrahan Pajajaran, Kabupaten Purwakarta, Senin (13/7/2026).

“Pembangunan desa ini merupakan bagian yang sangat penting dari implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya Asta Cita yang keenam, yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan,” ujar Kepala Staf Kepresidenan.

Kepala Staf Kepresidenan sekaligus Ketua Dewan Pembina PP PABPDSI, menjelaskan bahwa KSP memiliki tugas membantu Presiden dalam memastikan pelaksanaan program-program prioritas berjalan dengan baik. Dalam menjalankan fungsi tersebut, KSP melakukan pengawalan terhadap implementasi berbagai kebijakan strategis Presiden agar dapat terlaksana secara efektif sesuai tujuan yang telah ditetapkan.

Menurut Kastaf, pembangunan Indonesia tidak dapat dilepaskan dari kemajuan desa. Lebih dari 75.000 desa di Indonesia merupakan ruang hidup sebagian besar masyarakat sekaligus menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pemerataan pembangunan.

“Masa depan Indonesia ini sangat ditentukan oleh kemajuan dari 75.000 desa yang menjadi ruang hidup sebagian besar masyarakat Indonesia,” kata Kastaf.

Ia menambahkan, desa tidak lagi dapat dipandang sebagai wilayah pinggiran. Sebaliknya, desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mampu menggerakkan potensi masyarakat dan memperkuat pembangunan nasional.

“Desa juga harus dipandang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Di samping potensi sumber daya alam, kekuatan utama desa terletak pada modal sosial berupa budaya gotong royong, musyawarah, solidaritas, dan rasa saling percaya yang telah menjadi karakter masyarakat,” ujar Kastaf.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Staf Kepresidenan juga menekankan pentingnya peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam tata kelola pemerintahan desa. Menurutnya, BPD memiliki posisi yang strategis dalam mengawal berbagai program pemerintah yang dilaksanakan di tingkat desa sehingga dapat berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia berharap kepengurusan baru PABPDSI dapat terus memperkuat perannya dalam mendukung pembangunan desa melalui fungsi pengawasan dan kemitraan dengan pemerintah desa.

“Melalui BPD inilah memiliki posisi yang sangat strategis di dalam tata kelola pemerintahan desa, dalam mengawal program-program prioritas pemerintah. Mudah-mudahan PABPDSI dan IKA PABPDSI akan mengawal dan mengawasi dari desa sehingga program kegiatan desa yang dilaksanakan akan semakin sukses dan semakin maju untuk Indonesia Emas 2045,” tutur Kastaf.

Turut hadir dalam acara pelantikan ini, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, dan Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein. (KSP/Jerry).