Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Muhammad Qodari, menyerahkan bantuan water purifier dan pompa apung kepada warga terdampak banjir di Dusun Karang Kuda, Desa Bunin, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (14/1/2026). Bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air minum bersih sekaligus mempercepat pengeringan permukiman dan fasilitas warga pascabanjir yang merusak infrastruktur dan mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat.
Water purifier tersebut mampu memproduksi hingga 3.000 liter air siap minum per hari dari sumber air yang tersedia di lokasi. Alat ini menjadi solusi cepat di wilayah yang selama ini harus mendapatkan air minum dari luar desa dengan jarak hingga 12 kilometer.
“Air bersih adalah kebutuhan paling mendesak. Dengan water purifier ini, insyaallah kebutuhan air minum warga bisa segera terpenuhi. Airnya sudah melalui pemeriksaan medis dan aman dikonsumsi,” ujar Qodari di hadapan warga.
Qodari menjelaskan bahwa penyaluran water purifier dilakukan berdasarkan masukan dan pemetaan kebutuhan lapangan, termasuk dari Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basa serta aparat dan pemerintah daerah. KSP menyiapkan sejumlah unit untuk ditempatkan di titik-titik yang paling membutuhkan.
Dalam kunjungan tersebut, Qodari bersama Kapolda Aceh dan Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Alfarlaky juga meninjau langsung kondisi permukiman warga serta mencoba air hasil penyaringan water purifier yang telah dioperasikan.
Selain bantuan air minum, KSP juga membahas rencana pembangunan hunian sementara dan hunian tetap bagi warga terdampak, termasuk di Desa Bunin yang mengalami kerusakan cukup parah. “Terdapat persoalan lahan yang sedang dicatat, termasuk yang melibatkan swasta dan BUMN. Ini akan kami sampaikan kepada kementerian dan lembaga terkait agar segera ditindaklanjuti,” kata Qodari.
Qodari juga memastikan seluruh perkembangan penanganan bencana di Aceh Timur akan dibawa ke rapat Satgas Penanganan Bencana Sumatra yang dipimpin Menteri Dalam Negeri pada Kamis (15/1/2026).
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Alfarlaky mengapresiasi dukungan KSP, termasuk bantuan water purifier, pompa apung, dan dukungan dapur umum dari Polri. “Bantuan ini sangat membantu percepatan pemulihan, khususnya bagi warga Aceh Timur,” ujarnya.
Kepala Dusun Karang Kuda, Murtaza, juga menyampaikan rasa terima kasih. “Selama ini kami harus membeli air minum dari jauh. Alat ini sangat berarti bagi kami,” katanya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, Anggota DPRK Aceh Timur Afrahurriza, serta Unsur Pengarah Penanggulangan Bencana BNPB Isroil Samihardjo.